HIKMAH KESEHATAN PUASA RAMADHAN

Selain bernilai spiritual, puasa memiliki nilai kesehatan. Beberapa ahli kesehatan menyampaikan penjelasan :  

Fasten Institute di Jerman menggunakan puasa untuk mengobati penyakit yang sudah tidak dapat diobati dengan penemuan ilmiah di bidang kedokteran.
Dr. Abdul Aziz Ismail dalam bukunya Al-Islam wat Thibbul hadits menjelaskan bahwa puasa adalah obat dari berbagai penyakit.

Dr. Alexis Carel – dokter yang mendapat penghargaan Nobel dalam bidang kedokteran – menegaskan bahwa puasa dapat membersihkan pernafasan.
Mac Fadon – dokter Amerika – telah sukses mengobati pasiennya dengan anjuran berpuasa setelah gagal menggunakan obat-obat kedokteran modern.

Ada kalangan yang merinci hikmah kesehatan tersebut dalam tiga fase utama :
Pada 10 hari pertama terjadi detoksifikasi atau penggelontoran sisa-sisa makanan/minuman yang sangat tidak baik bagi tubuh. Tubuh akan mengurangi kandungan zat yang berlebihan serta menambah yang kurang. Pada fase ini badan akan terasa lemas, suhu badan meningkat serta kadang disertai diare ringan serta air kencing yang keruh.
Menurut hasil penelitian, pada fase ini kadar kolesterol yang berlebih berkurang, LDL (kolesterol jahat) yang tinggi berkurang, HDL (kolesterol baik) yang rendah bertambah. Berat badan biasanya juga menurun.
Pada 10 hari kedua proses detoksifikasi berkurang dan proses rejuvinasi (peremajaan/pembaharuan sel-sel atau bagian tubuh yang mengalami kerusakan karena aktifitas 11 bulan penuh) dimulai. Pada fase ini tubuh mulai menuju pada keseimbangan. Keseimbangan ini membuat semakin enak dalam bekerja dan beribadah.
Pada 10 hari ketiga tubuh mulai mencapai keseimbangan (stabilisasi). Hasil penelitian menunjukkan hal yang sangat menarik. Berat badan akan menyesuaikan dengan tinggi badan. Berat badan akan bertambah pada fase ini apabila ternyata sampai dengan fase kedua penurunan berat badan melebihi berat badan ideal.
Wallaahu a'lamu bish shawaab
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...